Sabtu, Februari 09, 2008

USAP



USAP yang dimaksud tuh, Ujian Sertifikasi Anjing Pelacak. Eh, bukan ding. Ujian Setifikasi Ahli Penjinak Bom. Alah, salah lagi. Ujian Setrikatifikasi Akuntan Publik. Ya, dah benar tuh kepanjangannya.

Bahas dulu ah, tentang USAP. Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Contohnya adalah Chartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant (ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant Certified (CPA) dan General Accountant (CGA).

Di Indonesia, akuntan yang bersertifikat disebut BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik (terjemahan langsung dari CPA kayaknya. Gak kreatip). BAP ini dikeluarkan oleh IAI. Kalo di Amerika, ada banyak badan yang mengeluarkan sertifikat ini. AICPA mengeluarkan sertifikat CPA untuk para akuntan. IMA mengeluarkan CMA untuk para akuntan manajemen. ISACA membuat sertifikat CISA untuk auditor sistem informasi. Dan banyak lagi kayak sertifikasi CFA (keuangan), CFE (Fraud Examiners).

Ujian ini, tiap tahunnya diselenggarakan, dan lulusannya ntar, dapat tambahan gelar, BAP. Jadi kalau aku lulus semua ujiannya, namaku jadi Bong, BAP. Atau kalau ada yang namanya Terjerem, jadi Terjerem, BAP. Atau kalau namanya Udara Lem, jadi Udara Lem, BAP.

edited - Kaget aku. Barusan (lima menit yang lalu), IAI mengupdate situsnya, dan menerbitkan SK KEP-27/SK/DPN/IAI/XI/2007 tentang penggunaan CPA bagi lulusan USAP. Jadi sekarang, yang baru lulus USAP, gelarnya bukan BAP lagi, tapi CPA. Trus, yang udah megang BAP, otomatis jadi CPA. Baca SKnya disini.

Yang pegang gelar ini, ntar bisa bikin kantor akuntan publik (gak otomatis sih, tapi salah satu syaratlah). Dan bisa neken laporan akuntan publik.

Mulai dari tahun 1998 (pertama ujian USAP diadakan), baru sekitar 500an orang yang diluluskan. Dikit banget yah? List lulusannya ada disini. Tahun lalu, dari kantor aku ada 3 orang yang ikut ujian. Beberapa materi sih lulus dan beberapa gagal. Mungkin kurang beruntung kali ya. Huhuuuu ...

Trus, materi ujiannya ada 6. Pelaporan Akuntansi dan Keuangan (PAK), Auditing dan Jasa Atestasi lainnya (AUD), Akuntansi Manajemen (AM), Manajemen Keuangan (MK), Sistem Informasi Akuntansi (SIA), Perpajakan (PJK), Hukum Komersial (HK). Jumlah soal yang harus djawab terdiri dari 385 soal pilihan ganda dan 6 essai. Kalau mau tau gimana suasana waktu ujiannya, silahkan baca laporannya oleh mbak Sultra.

Memang kalau mau lulus ujian ni sulit banget katanya. Tahun ini aja, cuma 18 orang yang lulus. Delapan belas, men, dari 306 orang yang ikut. Alias cuma 6%an. Tahun lalu, dari 241 orang, cuma lulus 11 orang, alias cuma 5%. Ck ck ck ... Memang standarnya yang tinggi kali ya? Untuk tahun ini, IAI di Kompas bikin pengumuman siapa-siapa aja yang lulus. Nomor satunya (first sitting) sdra. Syafruddin, dari Universitas Andalas. Salute. Semoga lulusnya bukan kebetulan, atau untung-untungan. Jangan sampai CPA diartikan sebagai Can't Pass Again. Wakakakaa



Ada beberapa sih, yang harus dicermati.

Pertama, kenapa jumlah pesertanya dikit kali? Tahun 2006, cuma 214 orang pesertanya. Tahun ini, cuma 306 orang. Dibandingkan dengan ribuan lulusan Fakultas Akuntansi dari berbagai universitas di seluruh Indonesia, persentasenya tuh kecil banget.

Nampaknya, memang BAP itu belum dianggap sebagai kebutuhan. Lebih lagi, karena regulasi nggak mengharuskan. Di KAP sendiri juga, cuma sedikit yang megang gelar BAP ini. Umumnya hanya partnernya. Bandingkan dengan Penyelenggaraan Ujian Sertifikasi Manajemen Resiko yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Untuk level 1 yang ujiannya cuman 50 soal dengan bayar hampir Rp. 3 juta lebih, selama 2 tahun belakangan ini diikuti hampir oleh 10.000 orang peserta. Ini kan karena pegawai bank diwajibkan untuk ikut, walaupun mahal. Di salah satu klien kantor kami, bahkan perusahaan mengirimkan karyawannya sampai luar negeri untuk kursus bidang ini. Belum lagi mengadakan pelatihan berbiaya ratusan juta, supaya pegawainya lulus ujian. Kalo KAP gimana? Hmmm ...

Aku juga mau ntar kalo lulus mau sih, ikut ujian USAP ini. Tapi barangkali lebih untuk njajal kemampuan aja. Hahahaa ... Siapa tau modal lempar koin aja bisa lulus. Dan dikasi gelar CPA. Can't Produce Anything. Wakkakakaka

2 komentar:

alfri mengatakan...

Thanx for the review. Kalo semua peserta lulus USAP, bisa-bisa di tiap gang buka kantor akuntan publik dong... Ujiannya emang kudu susah, biar terkesan bahwa profesi kita memang prestigious... =)

David mengatakan...

Pher, masih ada file nama pemegang BAP/ CPA nya?